Puisi Lelaki Tua Di Simpang Raya

 Lelaki Tua Di Simpang Raya


Karya : Raudah Jambak



Seorang lelaki tua terduduk sendiri di simpang sepi


Tubuhnya mematung membeku detik-detik pagi


Menyimpan dingin embun-embun tiang besi


Sementara lampu merah, kuning, hijau


Terus berganti




Orang-orang masih bergelut mimpi


Di kamar-kamar yang menyelipkan lemari besi


Pada sudut-sudut tersembunyi diawasi CCTV


Memerdekakan diri, memanjakan hati




Lelaki tua itu pernah membingkai cita-cita


Membangun tangga sejahtera untuk keluarga


Berbahagia di dunia, sejati di surga


Mencatat euphoria masa ke masa




Receh itukah suara riangnya


Menahan loncatan kosa kata-kata


Berhamburan dari jendela mobil


Yang tak jua terbuka


Atau deru knalpot memekakkan


Rasa merdeka entah di mana




Seorang lelaki tua terduduk sendiri di simpang hati


Do’anya seakan habis kehilangan cahaya matahari


Mengarahkan sepanjang perjalanan menuju Tuhan


Di sinilah ia bertahan


Menghirup debu jalanan


Dan hujan  kehilangan pesan




20-13


Comments

Popular posts from this blog

Puisi Setangkai Melati Untukmu, Guruku